Wahai kekasih, dimanakah dirimu berada saat ini...? Aku selalu melentangkan suaraku ke tebing gunung Agar suara itu menggema dan kau mendengarnya Apakah kau mendengar jeritanku yang lentang itu Apa kau memahami keinginanku untuk selalu bersamamu?? Apakah dirimu tahu betapa besar rasa cinta ini padamu Dan selalu bersabar atas keinginan dan kasih sayangmu Dunia seperti tertutup hawa fana yang hitam Diriku rapuh akan dirimu Dari ini apakah ada jiwa yang mampu menyampaikan Hembusan nafas cinta pada kekasihku yang entah kemana??? Apakah ada jalan untuk mempertemukanya kembali secara rahasia di antara dewi pelindung cinta?? Dan apakah ada yang bisa memberitahukan semua Keluh kesah pada dirimu??? Wahai kekasihku.... Hidupku menjadi kabur dan rapuh tanpa kehadiranmu Kesengsaraan sudah menguasai diriku Aku ingin kau menjangkau dan menghidupkan kembali Diriku yang telah rapuh dan mati karena ketiadaanmu Dan tebarkan aromamu ke udara dan biarkan Ia mencari raga dan jiwaku ini untuk menopang tubuhku
|
0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda